Tampilkan postingan dengan label Tiada Asa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tiada Asa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Desember 2010

HATI INI TERTIDUR TANPA MIMPI

Melemah, merapuh
Meradang hatiku
Sesaat kudengar
Kau kembali padanya
Aku takkan rela
Melepas dirimu
Tuk hampiri dirinya
Itu hanya membuat
Dirimu menangis
Dirimu terluka
Disini kuberharap
Kau kan temui
Hati yang kau cari
Kendatipun diriku
Selalu mengharapmu
Selalu menantimu
Namun kutak kuasa
Tuk mencegat langkahmu
Tuk hentikan pergimu
Kuhanya mampu membayang
Merindu dirimu
Hati ini kembali sepi
Tertidur tanpa mimpi
Dunia serasa tak berarti


Tangerang, 25 September 2007

TAK LAGI BERHARAP

Akhirnya kusadari
Kau begitu jauh tuk kuraih
Meski seluruh anganku kagumimu
Namun begitu nyata kau menghindar
Entah apapun yang yang terbesit dalam pikiranmu
Kini aku tak lagi berharap

Tangerang, 25 September 2007

Senin, 09 Agustus 2010

Tersesat Kembali

Kembali kumerasa resah
Saat ruang gelap tak dapat kuarungi
Ketika cahaya terang tak lagi datang
Tambatan pun tak dapat kuraih
Langkahku kian gontai
Kembali kutersesat dalam cerita hidupku
Kaki inipun terasa teringkuh kukuh
Hingga tak mampu kubergerak
Melepas bayang-bayang kepedihan

Tangerang, 12 Juli 2007

Sabtu, 07 Agustus 2010

Sejati Kutlah Mati

Lihat! Lihatlah semua padaku!
Lihatlah jasadku! Kalian pasti anggap aku masih hidup
Tapi... Sejatinya aku tlah mati
Aku bak mayat yang hidup
Jiwaku tlah mati
Terbenam dalam penderitaan
Hidupku tak berarti
Kuterlahir dalam ketidaksempurnaan
Hidupku selalu penuh derita
Padahal kuingin buat ibuku tersenyum
Kuingin buat ayahku bangga
Kuingin buat kakak dan adikku tertawa, bahagia
Sungguh keinginan yang tak pernah kutemui
Dalam kisahku selama ini

Tangerang, 02 Juli 2007

Jumat, 06 Agustus 2010

Takdirku

Masih kumeratapi takdirku
Takdir kelam, suram
Kadang ingin kupecahkan saja kepala ini
Karena kutak sanggup lagi
Mendengar cemooh mereka
Melihat mereka tertawa
Ha... Ha...
Aku ikut tertawa, lalu terdiam
Sehina yang mereka anggapkah diriku?
Ya, aku pantas ditertawakan
Mereka tak salah
Aku terlalu hina
Hingga hidupku terasingkan

Tangerang, 02 Juli 2007

Rabu, 04 Agustus 2010

Remuk

Mati sudah asa di jiwaku
Pupuslah impianku
Hilang jua akal dan nalarku
Tersibak angkuhnya dinding gelap
Bilur-bilur harap yang tersisa tiada lagi
Remuk sudah

Klaten, 13 Mei 2006

Selasa, 03 Agustus 2010

Jasad

Kubunuh asaku
Kuingkari nalarku
Meski hatiku mencoba berontak
Harap dan pintaku tak lagi terucap
Sungguh tiada lagi yang tersisa dari jiwaku
Yang tertinggal hanya jasadku
Yang kini membeku
Ya Allah berikan petunjukmu

Klaten, 05 April 2006

Kesunyian

Meski surya sinari bumi
Hingga pancarnya hangatkan hati
Meski embun pagi basahi tanah
Hingga tetesnya segarkan jiwa
Bijak hatiku tlah terampas
Terguncang dan luruh dalam kehampaan
Tenggelam dalam kesunyian
Betapa kutak mampu
Menerobos kegelapan hatiku
Yang terhimpit dalam angkuhnya jiwa

Klaten, 29 Maret 2006

Senin, 02 Agustus 2010

Tersesat

Resah kurasa, bak terasing
Dalam ruang gelap tak bertepi
Kucari-cari seberkas titik cahaya
Yang sesaat datang
Namun akhirnya terbang, menghilang
Coba kuraih tambatan
Sebagai pedoman langkah gopohku
Yang kian gontai
Pun akhirnya kuterjatuh dalam penyesalan
Hingga hidupkupun terbuang
Lenyap dengan sia-sia
Mampukah kubangkit lagi?
Dengan kaki-kaki ini
Tanpa campur tanganmu
Kurasa takkan mampu
Oh... Tuhan! Tolonglah...

Klaten, 13 Februari 2006

Senin, 19 Juli 2010

LEGAM PEMIKIRANKU, KELAM PEMAHAMANKU

LEGAM PEMIKIRANKU, KELAM PEMAHAMANKU

Tak sanggup aku menguak tabir ayu lakuanmu yang membiusku
Tak kuasa kuungkap makna hening dan teduh hatimu
Tertutup kalut yang merenggut daya rasa hatiku
Legam pemikiranku, kelam pemahamanku
Nurani ini begitu sepi
Jiwa ini senyap dan kalap

Klaten, 20 Juli 2010

Kamis, 08 Juli 2010

Aku Menyerah, Aku Kalah

Situasi ini membuka kembali ingatan tentang aroma klasik ketika kita masih teriring sejalan..
Sungguh ada rasa yang bergejolak di dalam jiwa setiap kurasakan malam gelap sunyi seperti ini..
Aku kalah bertempur dengan rerinduku..
Aku tertunduk tiada suara yang terkata, hanya angan tentangmu yang kian menggila di otakku..
Aku menyerah, aku kalah...

Klaten, 08 Juli 2010

Senin, 05 Juli 2010

Ya Ya Ya, Aku Melepasmu

Mencoba memaknai arti hadirmu yang kian membuatku meradang
Kau memberiku secerca mimpi yang telah membunuh rasaku
Sesat pikir kian membuncah pecah
Tak adil rasanya jika kuberi kau iba setinggi ini
Ya ya ya, aku melepasmu...
Lelah aku menjaga perasaan yang mengerang
Ya ya ya, aku melepasmu...

Klaten, 02 Juli 2010

Sabtu, 26 Juni 2010

Sudahlah, Aku Pergi

Tertatih aku mengejar anganmu yang kian meninggi
Jalan yang kutempuh terlampau gelap dan senyap
Kaupun kian menjauh pergi
Hanya bayang-bayangmu yang masih kudekap, erat
Dan kian merapat...

Sempat terpikir kukan menyerah pasrah
Namun jala asmara yang kau tebarkan telah menjeratku
Hingga hanya kecewa yang ada

Aku akan berhenti sampai disini
Di penantian tanpa jawab
Hanya keajaiban yang mampu mengubah semua
Tapi kuyakin, itu tak mungkin...

Ah, sudahlah...
Aku pergi

Minggu, 20 Juni 2010

Teruntukmu yang Terkasih

Teruntukmu yang terkasih,
Tak layak aku berpikir terlampau jauh tentangmu
Semua masih dalam angan yang tersingkirkan

Teruntukmu yang terkasih,
Hanya harap yang tak terucap
Hanya imaji di hati yang sepi
Tak kuasa aku ungkap selengkap rasa yang menyekap
Aku masih disini menanti meski takkan terjadi
Mencari dan terus mencari
Menyibak tabir ayu lakuanmu
Aku tersesat diantara pekat jala asmaramu

Teruntukmu yang terkasih,
Aku kini kaku bersanding dengan rasa yang beku
Semoga kau temukan apa yang jadi mimpimu
Aku bersamamu meski kau tak pernah tahu

Klaten, 20 Juni 2010

Senin, 07 Juni 2010

SENYUM TANPAMU

Tak perlu kau hentikan langkah dan berpaling padaku
Jalanmu tak harus terhenti
Aku tak harap semua iba yang kau hadirkan
Biarkan aku memeluk erat bayang-bayang kerinduan
Aku masih tetap tersenyum

Klaten, 07 Juni 2010