Tertatih aku mengejar anganmu yang kian meninggi
Jalan yang kutempuh terlampau gelap dan senyap
Kaupun kian menjauh pergi
Hanya bayang-bayangmu yang masih kudekap, erat
Dan kian merapat...
Sempat terpikir kukan menyerah pasrah
Namun jala asmara yang kau tebarkan telah menjeratku
Hingga hanya kecewa yang ada
Aku akan berhenti sampai disini
Di penantian tanpa jawab
Hanya keajaiban yang mampu mengubah semua
Tapi kuyakin, itu tak mungkin...
Ah, sudahlah...
Aku pergi
Tampilkan postingan dengan label Pesonamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesonamu. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 Juni 2010
Minggu, 20 Juni 2010
Teruntukmu yang Terkasih
Teruntukmu yang terkasih,
Tak layak aku berpikir terlampau jauh tentangmu
Semua masih dalam angan yang tersingkirkan
Teruntukmu yang terkasih,
Hanya harap yang tak terucap
Hanya imaji di hati yang sepi
Tak kuasa aku ungkap selengkap rasa yang menyekap
Aku masih disini menanti meski takkan terjadi
Mencari dan terus mencari
Menyibak tabir ayu lakuanmu
Aku tersesat diantara pekat jala asmaramu
Teruntukmu yang terkasih,
Aku kini kaku bersanding dengan rasa yang beku
Semoga kau temukan apa yang jadi mimpimu
Aku bersamamu meski kau tak pernah tahu
Klaten, 20 Juni 2010
Tak layak aku berpikir terlampau jauh tentangmu
Semua masih dalam angan yang tersingkirkan
Teruntukmu yang terkasih,
Hanya harap yang tak terucap
Hanya imaji di hati yang sepi
Tak kuasa aku ungkap selengkap rasa yang menyekap
Aku masih disini menanti meski takkan terjadi
Mencari dan terus mencari
Menyibak tabir ayu lakuanmu
Aku tersesat diantara pekat jala asmaramu
Teruntukmu yang terkasih,
Aku kini kaku bersanding dengan rasa yang beku
Semoga kau temukan apa yang jadi mimpimu
Aku bersamamu meski kau tak pernah tahu
Klaten, 20 Juni 2010
Langganan:
Postingan (Atom)