Tampilkan postingan dengan label Sajakrerindu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajakrerindu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juni 2013

Kau dan Lukamu

Cewek Sedih
Sungguh, aku merasakan apa yang kau goreskan dalam kisah kelukaan...
Aku tersentuh, luluh...
Ingin rasanya aku memberi kehangatan yang kau cari...
Tapi apa mungkin?

Aku bukan mentari, aku ini seorang pemimpi yang tengah mencari jati diri...
Usah kau tertunduk sayang, bangkitlah dalam keyakinan...
Kau tak sendirian...
Pernah ku merasa selayak yang kau rasa, mungkin tak serupa tersebab kita memang beda...

Hentikan pedih yang kau ikuti, itu hanya akan membuatmu kian terpuruk terjajah keadaan...
Jangan biarkan nestapa merajai, lawanlah! Perangi!
Kau teramat indah untuk tersakiti...

Sabtu, 25 Agustus 2012

Sajak Rerindu 3

Sajak Rerindu 3
Ah, rembulan di atas sana serasa memaki, lelaki kecil yang tertunduk sendiri. Angin basah menikam, selengkap raga yang terdiam. Bebukitan itu kian akrab saja melamun dipeluk halimun.Kunang-kunang hinggap terbang di pesawahan.Dedaun bergetar bergesekan, mungkinkah mereka kedinginan? Hmm, tentulah tidak. Tidak ada yang mampu menandingi kerinduan dia, lelaki kecil di bawah langit malam itu.

Sejuta mimpi ia layangkan ke langit temaram, mungkinkah akan sampai ke tuan? Mega-mega bergelombang mengambang. Sementara gemericik air sungai menyuarakan lagu keabadian. Jerit binatang malam mungkin tak terhiraukan, tergantikan oleh kidung kerinduan.

(rembulan kian remang-remang, temaram dan muram. semuram pelita kecilnya yang mulai padam)


Klaten, 26 Agustus 2012

Kamis, 28 Juli 2011

Sajak Rerindu

Mimik Alam yang Kutinggal
Aku masih saja merindu mimik alam yang kutinggal
Pelataran pengasingan ini,
Tak mampu mencegat rerinduku,
Tak asyik lagi untuk kugilai

Tetap tenggelam di dasar penghitungan
Masih membawah dalam persaingan
Sajak rerinduku kan mengalir selalu
Tersebab rasaku ini takkan lapuk termakan waktu
Takkan kikis tersapu gerimis

Pergumulanku dengan persiksaan batin segera berakhir
Karna sajak rerindu akan memulangkanku


Tangerang, 14 Desember 2007


*) Sobat Sajakrerindu, seharusnya tulisan ini sudah saya posting dari dulu karena sangat penting, mengapa? Karena tulisan inilah yang menjadi acuan semua akun dunia maya saya Sajakrerindu mulai dari Wapsite, Friendster, Facebook, Twitter, Blog Gratisan, Blog Berbayar Email, YM dan Nick akun yang lain ^^

Apa inti tulisan saya tersebut? Silakan dijabarkan, yang benar atau mendekati akan saya hadiahi domain gratis. Tapi CO.CC. Hahaha :D

Sabtu, 08 Mei 2010

Sajak Rerindu 2

Sajak Rerindu 2

________
Setanpun bersorai menyaksikanku yang terkulai
Gelak iblis menyiksa nurani dengan bengis
Aroma kelukaan kian meraja diantara kesesatan batin yang menggila
Aku memang tengah terjatuh kini
Pemahamanku mulai melemah-lengah
Semua terjadi begitu saja, hanya sekejap
Hanya karna kepalsuan pikir
(kali ini aku kalah dan menyerah untuk mengikuti faham:
Biarkan semua mengalir bagai air)

Ah, persetan pikiranku!
Aku butuh kau di sandingku, aku merindu anggun lakuanmu
Aku gubah sajak rerinduku hanya untukmu
Untuk imajiku
Untuk anganku
Untuk inspirasiku
Untuk perempuanku

Untukmu yang biasa kucumbu dalam kalbu
Hanya bayang-bayang tanpa pengakuan
Diamlah kalian dalam muramku!
Tutup mulut kalian dalam kebisuanku

Klaten, 8 Mei 2010