Meski batu, kudapat luruh
Karena hakikat ku mudah lantah
Dan tak kuasa tuk membantah
Sekelumit apura yang tulus
Mungkin mampu hancurkan
Sebongkah keberangan
Tangerang, 13 September 2007
Rabu, 03 November 2010
Merapi meletus lagi 3 November 2010 lebih besar dari tanggal 26 Oktober
Merapi kembali meletus sekitar pukul 15.30 WIB tanggal 3 November 2010. Selain menimbulkan hujan abu letusan ini juga menyemburkan hujan pasir. Semburan kali ini jauh lebih besar dari semburan eksplosif pertama, 26 Oktober 2010.
Selasa, 02 November 2010
Jika Masih
Jika ada kesempatan aku akan datang
Membawa seikat mawar kembang
Ungkapan sajak nyanyian hati
Melepas kegalauan yang terjadi
Jika masih dalam lingkaran kehidupan
Kan kujadikan ketidaksempurnaan sebagai dorongan
Tuk mencapai titik penghabisan
Merubah asa menjadi nyata
Tangerang, 11 September 2007
Membawa seikat mawar kembang
Ungkapan sajak nyanyian hati
Melepas kegalauan yang terjadi
Jika masih dalam lingkaran kehidupan
Kan kujadikan ketidaksempurnaan sebagai dorongan
Tuk mencapai titik penghabisan
Merubah asa menjadi nyata
Tangerang, 11 September 2007
Ungkapan si Perantau
![]() |
| Ungkapan si Perantau |
Tangerang, 07 September 2007
Senin, 01 November 2010
Cristian Gonzalez dan Irfan Bachdim masuk timnas
Pemain kelahiran Montevideo Uruguay 30 Agustus 1976 Cristian Gonzalez resmi menjadi warga negara Indonesia sehingga bisa memperkuat timnas. Selain Gonzalez, timnas juga akan diperkuat Irfan Bachdim, pemain keturunan yang selama ini banyak berdomisili di Belanda.
Daftar pemain timnas Indonesia untuk Piala AFF 2010:
Kiper: Markus Haris Maulana (Persib Bandung), Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC), Kurnia Meiga (Arema FC), I Made Wirawan (Persiba Balikpapan).
Belakang: Zulkifli Syukur (Arema FC), Benny Wahyudi (Arema FC), Ricardo Salampessy (Persipura Jayapura), Nova Arianto (Persib Bandung), Maman Abdulrahman (Persib Bandung), Hamka Hamzah (Persipura Jayapura), Yesaya Desnam (Persiwa Wamena), M. Roby (Persisam Samarinda), M. Nasuha (Persija Jakarta), Slamet Riyadi (Persela Lamongan), M. Ridwan (Sriwijaya FC).
Tengah: Arif Suyono (Sriwijaya FC), Toni Sucipto (Persija Jakarta), Firman Utina (Sriwijaya FC), Eka Ramdani (Persib Bandung), Ahmad Bustomi (Arema FC), Hariono (Persib Bandung), Johan Juansyah (Persijap Jepara), Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC), Octavianus (Persija Jakarta).
Depan: Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), Yongky Aribowo (Arema FC), Budi Sudarsono (Sriwijaya FC), Christian Gonzales (Persib Bandung), Irfan Bachdim (Persema Malang), Boaz Solossa (Persipura Jayapura).
Update: Timnas direvisi karena Budi Sudarsono dan Ricardo Salampesy masih cedera. Mereka diganti dengan Dendi Santoso dan Supardi
Daftar pemain timnas Indonesia untuk Piala AFF 2010:
Kiper: Markus Haris Maulana (Persib Bandung), Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC), Kurnia Meiga (Arema FC), I Made Wirawan (Persiba Balikpapan).
Belakang: Zulkifli Syukur (Arema FC), Benny Wahyudi (Arema FC), Ricardo Salampessy (Persipura Jayapura), Nova Arianto (Persib Bandung), Maman Abdulrahman (Persib Bandung), Hamka Hamzah (Persipura Jayapura), Yesaya Desnam (Persiwa Wamena), M. Roby (Persisam Samarinda), M. Nasuha (Persija Jakarta), Slamet Riyadi (Persela Lamongan), M. Ridwan (Sriwijaya FC).
Tengah: Arif Suyono (Sriwijaya FC), Toni Sucipto (Persija Jakarta), Firman Utina (Sriwijaya FC), Eka Ramdani (Persib Bandung), Ahmad Bustomi (Arema FC), Hariono (Persib Bandung), Johan Juansyah (Persijap Jepara), Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC), Octavianus (Persija Jakarta).
Depan: Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), Yongky Aribowo (Arema FC), Budi Sudarsono (Sriwijaya FC), Christian Gonzales (Persib Bandung), Irfan Bachdim (Persema Malang), Boaz Solossa (Persipura Jayapura).
Update: Timnas direvisi karena Budi Sudarsono dan Ricardo Salampesy masih cedera. Mereka diganti dengan Dendi Santoso dan Supardi
Korban tewas terkini Mentawai dan Merapi
Korban meninggal akibat gempa bumi dan tsunami di Mentawai menjadi 431 orang sedangkan korban hilang dilaporkan sebanyak 88 orang. Jumlah pengungsi akibat tsunami mencapai 14.483 jiwa.
Sementara itu, Korban Merapi meletus terdapat 39 orang tewas dan 42 luka, jumlah pengungsi di Kab. Sleman DIY sebanyak 19.050 jiwa tersebar di 9 titik pengungsian, sedangkan di Prov. Jateng sebanyak 50.483 orang.
Jangan lupakan juga korban Wasior, Papua Barat. Korban Wasior, Papua barat 169 orang meninggal dunia, 118 orang dilaporkan hilang, 105 orang luka berat dan 3.374 orang luka ringan, serta 9.016 orang warga terpaksa mengungsi.
Sementara itu, Korban Merapi meletus terdapat 39 orang tewas dan 42 luka, jumlah pengungsi di Kab. Sleman DIY sebanyak 19.050 jiwa tersebar di 9 titik pengungsian, sedangkan di Prov. Jateng sebanyak 50.483 orang.
Jangan lupakan juga korban Wasior, Papua Barat. Korban Wasior, Papua barat 169 orang meninggal dunia, 118 orang dilaporkan hilang, 105 orang luka berat dan 3.374 orang luka ringan, serta 9.016 orang warga terpaksa mengungsi.
Merapi belum berhenti meletus
Merapi kembali meletus tadi pagi. Seperti diberitakan vivanews Merapi kembali meletus pada Senin 1 November 2010. Letusan pertama mengguncang sekitar pukul 10.03 WIB.
Kronologi letusan Merapi Senin pagi:
Pukul 09.47: terjadi gempa low frequency
Pukul 09.50: terjadi guguran kecil hingga sedang
Pukul 10.02: terjadi guguran besar
Pukul 10.03 sampai pukul 10.05: muncul awan panaspertama
Pukul 10.05 sampai 10.08: awan panas kedua
Pukul 10.20 sampai 10.24: muncul awan panas ketiga
Pukul 10.56 sampai 10.59: muncul awan panas keempat
Pukul 11.00 sampai 10.02: awan panas kelima
Pukul 11.45: kemunculan awan panas keenam.
Sumber: http://nasional.vivanews.com/news/read/186132-merapi-meletus-tadi-pagi--ini-kronologinya
Kronologi letusan Merapi Senin pagi:
Pukul 09.47: terjadi gempa low frequency
Pukul 09.50: terjadi guguran kecil hingga sedang
Pukul 10.02: terjadi guguran besar
Pukul 10.03 sampai pukul 10.05: muncul awan panaspertama
Pukul 10.05 sampai 10.08: awan panas kedua
Pukul 10.20 sampai 10.24: muncul awan panas ketiga
Pukul 10.56 sampai 10.59: muncul awan panas keempat
Pukul 11.00 sampai 10.02: awan panas kelima
Pukul 11.45: kemunculan awan panas keenam.
Sumber: http://nasional.vivanews.com/news/read/186132-merapi-meletus-tadi-pagi--ini-kronologinya
Langganan:
Postingan (Atom)
