Ternyata Indonesia ini bisa menjadi kaya jika kekayaan alam benar-benar dikelola dengan benar oleh negara. Hal itu disampaikan Ketua KPK Abraham Samad ketika menjadi pembicara dalam talkshow Quo Vadis bertajuk Korupsi Sektor Migas yang disiarkan live oleh TVRI, Kamis malam (22/8). Menurut Abraham Samad seperti dikutip dari rmol.co, "Kita sudah menghitung lewat Litbang kita, minimal kalau kita perbaiki sistem pengelolaan dan ketat mengawasi sektor sumber daya alam ini, maka akan diperoleh royalti 20 ribu triliun per tahun."
Abraham Samad juga menyebutkan seperti dikutip dari republika.co.id, Menurutnya dari tiga buah sumur minyak besar yang dimiliki Indonesia: Blok Cepu, Blok Mahakam, Blok Madura, sebagian besar sahamnya dikuasai asing. "Kalau kita nasionalisasi sekitar 60 persen saham tiga blok itu dan sumur-sumur minyak kita lainnya, pertahun kita bisa mendapat Rp 7.200 triliun," ujarnya.
Wow bayangin aja ya dari blok sumur minyak aja kita bisa dapat 7200 trilyun. Bayangin kalau seluruh pertambangan dikuasai negara bisa dapat berapa Indonesia ini. APBN-P Indonesia yang sebesar Rp 1.500 triliun per tahun enggak apa apa-apanya dibanding 20 trilyun itu. Sayangnya kekayaan alam Indonesia saat ini masih dikuasai asing dan pengusaha tambang itu tidak bayar royalti sebenarnya ke negara Indonesia.
Kekayaan alam Indonesia begitu besar untuk meningkatkan pendapatan, sayangnya pemerintah malah fokus untuk memajaki rakyatnya ketimbang fokus untuk meraih penghasilan dari kekayaan alam Indonesia.
Sumber bacaan:
http://news.detik.com/read/2013/10/21/191036/2391564/10/kpk-tanpa-korupsi-penghasilan-rakyat-indonesia-rp-30-juta-per-bulan
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/13/09/07/msqzr1-nasionalisasi-tiga-sumur-utama-bisa-hasilkan-rp-7200-triliun
http://www.tribunnews.com/nasional/2013/09/07/abraham-samad-indonesia-kaya-kalau-migas-tak-dikuasai-asing
http://www.rmol.co/read/2013/08/22/122869/Abraham-KPK:-SDA-Dikelola-Benar,-Royalti-Per-Tahun-Rp-20-Ribu-Triliun-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar