BBM sebentar lagi naik.. Kabarnya naiknya sebesar Rp2.000 untuk premium menjadi Rp6.500 dan solar sebesar Rp1.000 menjadi Rp5.500 per liter. Buat saya yang jarang pakai kendaraan pribadi memang tidak terlalu berpengaruh kalau BBM nya doang yang naik. Masalahnya kalau BBM naik semua harga barang jadi ikutan naik.. Beras, daging, dsb...
BBM sepertinya memang banyak dipakai kendaraan bermotor. Harusnya pemerintah segera membuat kebijakan agar kendaraan bermotor tidak lagi memakai BBM. Mungkin bisa dikonversi ke gas.. Tapi gas ternyata naik juga dan sempat langka di pasar. Sedangkan untuk kendaraan listrik sepertinya masih belum siap. Listrik pun masih membutuhkan BBM untuk pembangkitnya.. Kendaraan Tenaga surya juga masih kurang bagus. Ini tugas para ilmuwan untuk memikirkan solusi yang terbaik.
Kalau masyarakat tidak tergantung dengan BBM lagi maka BBM mau naik sampe berapa pun juga tidak akan ada yang demo. Mungkin suatu saat BBM jadi enggak laku lagi dan bisa jadi perusahaan minyak suatu saat akan bangkrut. Sekarang ini BBM di Indonesia dikuasai Pertamina untuk distribusinya.
Zaman dulu waktu Telkom masih berkuasa kita ketar ketir kalau mereka minta naik biayanya tapi sekarang kalau telepon rumah menaikkan harganya sudah banyak yang putus karena sudah tidak begitu butuh telpon rumah.. Mungkin begitu juga siapa tahu kelak ada perusahaan yang bisa menjual bensin murah daripada Pertamina. Mungkin bensinnya bisa dari nabati atau sintetis tapi berkualitas dan lebih murah. Jadi kalau Pertamina menaikkan BBM tinggal beralih saja beli ke tempat lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar