Gunung Merapi kembali meletus Sabtu 30 Oktober 2010 dini hari sekitar pukul 00.55 WIB. ANTARA memberitakan pada jarak sekitar 14 kilometer terdengar suara ledakan dari puncak gunung merapi setelah itu langit terlihat gelap gulita. Letusan merapi disertai hujan abu yang sangat tebal.
Sementara itu TVOne juga memberitakan di Selat Sunda aktivitas gunung anak Krakatau juga meningkat dalam satu hari saja gempa vulkanik anak gunung krakatau terjadi hingga 300 kali dengan semburan asap setinggi 400 hingga 1.500 meter ke atas.
Jumat, 29 Oktober 2010
Gunung-gunung di Indonesia semakin aktif
Setelah gunung merapi meletus, gunung berapi lainnya semakin aktif dan dikhawatirkan akan juga meletus.
Beberapa gunung api berstatus waspada yaitu
- Gunung Kerinci di Jambi
- Gunung Talang di Sumatera Barat
- Gunung Anak Krakatau di Lampung
- Gunung Papandayan di Jawa Barat
- Gunung Dieng di Jawa Tengah
- Gunung Slamet di Jawa Tengah
- Gunung Rinjani di Flores
- Gunung Bromo di Jawa Timur
- Gunung Rokatenda di Flores
- Gunung Soputan di Minahasa
- Gunung Dukuno di Halmahera dan
- Gunung Gamalama di Ternate.
Status gunung api terdiri dari empat tahapan yaitu Normal, Waspada, Siaga dan Awas. Semoga saja tidak benar-benar meletus.
Baca juga: http://news.okezone.com/read/2010/10/29/337/387847/merapi-meletus-12-gunung-api-menggeliat
http://teknologi.inilah.com/read/detail/929742/15-gunung-api-indonesia-berstatus-waspada
Beberapa gunung api berstatus waspada yaitu
- Gunung Kerinci di Jambi
- Gunung Talang di Sumatera Barat
- Gunung Anak Krakatau di Lampung
- Gunung Papandayan di Jawa Barat
- Gunung Dieng di Jawa Tengah
- Gunung Slamet di Jawa Tengah
- Gunung Rinjani di Flores
- Gunung Bromo di Jawa Timur
- Gunung Rokatenda di Flores
- Gunung Soputan di Minahasa
- Gunung Dukuno di Halmahera dan
- Gunung Gamalama di Ternate.
Status gunung api terdiri dari empat tahapan yaitu Normal, Waspada, Siaga dan Awas. Semoga saja tidak benar-benar meletus.
Baca juga: http://news.okezone.com/read/2010/10/29/337/387847/merapi-meletus-12-gunung-api-menggeliat
http://teknologi.inilah.com/read/detail/929742/15-gunung-api-indonesia-berstatus-waspada
Kamis, 28 Oktober 2010
Gunung Merapi meletus lagi, terjadi peningkatan aktivitas Gunung Galunggung dan Gunung Papandayan
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas pada Kamis sore 28/10/2010 pukul 16.16 WIB.
Pada bulan Oktober 2010 ini juga Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami peningkatan gempa vulkanik skala kecil. Memasuki akhir Oktober 2010 menunjukkan peningkatan yang sudah tercatat 34 kali gempa vulkanik.
Peningkatan aktivitas juga terjadi pada Gunung Papandayan yang terjadi setelah Gunung Merapi meletus. Terjadi peningkatan aktivitas gempa di Gunung Papandayan. Jumlah gempa tektonik jauh sebanyak 14 kali, tektonik lokal sebanyak 17 kali, gempa vulkanik A sebanyak tujuh kali, dan gempa vulkanik B sebanyak 28 kali.
Sementara itu jauh di negeri Rusia pada hari Kamis, 28 Oktober 2010, dua gunung berapi di semenanjung Kamchatka, Rusia timur juga meletus menyemburkan awan dan abu besar-besaran ke udara.
Sepertinya gunung-gunung berapi mulai aktif. Ada apa dengan bumi ini?...
Pada bulan Oktober 2010 ini juga Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami peningkatan gempa vulkanik skala kecil. Memasuki akhir Oktober 2010 menunjukkan peningkatan yang sudah tercatat 34 kali gempa vulkanik.
Peningkatan aktivitas juga terjadi pada Gunung Papandayan yang terjadi setelah Gunung Merapi meletus. Terjadi peningkatan aktivitas gempa di Gunung Papandayan. Jumlah gempa tektonik jauh sebanyak 14 kali, tektonik lokal sebanyak 17 kali, gempa vulkanik A sebanyak tujuh kali, dan gempa vulkanik B sebanyak 28 kali.
Sementara itu jauh di negeri Rusia pada hari Kamis, 28 Oktober 2010, dua gunung berapi di semenanjung Kamchatka, Rusia timur juga meletus menyemburkan awan dan abu besar-besaran ke udara.
Sepertinya gunung-gunung berapi mulai aktif. Ada apa dengan bumi ini?...
Rabu, 27 Oktober 2010
Mengenang Sumpah Pemuda tanggal 28 oktober 1928
Kongres Pemuda diadakan 2 kali. Kongres Pemuda I diadakan tahun 1926. Kongres Pemuda II diadakan pada 28 Oktober 1928.

Kongres Pemuda II dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda.
Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng.
Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop
Rapat Ketiga, Gedung Indonesisch Huis Kramat
Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia” karya Wage Rudolf Supratman.
Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia yang terkenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.
Isi Sumpah Pemuda
PERTAMA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,
TANAH INDONESIA.
KEDOEA
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,
BANGSA INDONESIA.
KETIGA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,
BAHASA INDONESIA
Sejak saat itu, 28 Oktober dianggap sebagai hari kelahiran Sumpah Pemuda. Selamat hari sumpah Pemuda.

Kongres Pemuda II dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda.
Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng.
Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop
Rapat Ketiga, Gedung Indonesisch Huis Kramat
Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu “Indonesia” karya Wage Rudolf Supratman.
Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia yang terkenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.
Isi Sumpah Pemuda
PERTAMA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,
TANAH INDONESIA.
KEDOEA
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,
BANGSA INDONESIA.
KETIGA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,
BAHASA INDONESIA
Sejak saat itu, 28 Oktober dianggap sebagai hari kelahiran Sumpah Pemuda. Selamat hari sumpah Pemuda.
Korban tewas gempa Mentawai bertambah
Gempa berlokasi di 78 kilometer barat daya Pagai Selatan, Mentawai ternyata benar-benar memakan banyak korban. Tsunami setinggi 3-7 meter adalah penyebab banyaknya korban tewas dibandingkan dengan gempa. Pusat gempa berada di 3,61 LS - 99,93 BT berkedalaman 10 kilometer yang terjadi pukul 21.40 WIB.
Seperti diberitakan tv One jumlah korban tewas terkini yaitu 311 orang dan 460 masih dinyatakan hilang. Mereka yang mengungsi mencapai ribuan orang. Beberapa desa di Mentawai tersapu habis oleh gelombang pasang. Sedikitnya 10 desa di gugusan Kepulauan Mentawai hancur akibat terjangan tsunami.
Ada kekhawatiran bahwa gempa ini akan memicu gempa yang lebih besar lagi.
Seperti diberitakan tv One jumlah korban tewas terkini yaitu 311 orang dan 460 masih dinyatakan hilang. Mereka yang mengungsi mencapai ribuan orang. Beberapa desa di Mentawai tersapu habis oleh gelombang pasang. Sedikitnya 10 desa di gugusan Kepulauan Mentawai hancur akibat terjangan tsunami.
Ada kekhawatiran bahwa gempa ini akan memicu gempa yang lebih besar lagi.
Jumlah korban tewas Letusan Gunung Merapi sudah 26 orang
Gunung merapi meletus sampai saat ini telah memakan Korban tewas 26 orang, dilaporkan pula ada sekitar 13 orang masih mengalami luka-luka kritis dengan kondisi luka bakar lebih dari 80 persen. Para korban, umumnya berasal dari Desa Kinahrejo, Kecamatan Cangkringan, Sleman di daerah di sekitar Mbah Maridjan. Salah satu korban tewas adalah Mbah Maridjan, Kuncen Gunung Merapi.
Evakuasi terhadap para korban masih terus dilakukan.
Baca juga:
http://www.detiknews.com/read/2010/10/27/090643/1476194/10/jumlah-korban-tewas-merapi-25-orang-14-orang-kritis
http://nasional.vivanews.com/news/read/185237-korban-tewas-merapi-bertambah-jadi-26-orang
Evakuasi terhadap para korban masih terus dilakukan.
Baca juga:
http://www.detiknews.com/read/2010/10/27/090643/1476194/10/jumlah-korban-tewas-merapi-25-orang-14-orang-kritis
http://nasional.vivanews.com/news/read/185237-korban-tewas-merapi-bertambah-jadi-26-orang
Selasa, 26 Oktober 2010
Mbah Maridjan telah wafat
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Kabar terbaru mengenai gunung Merapi dari TV One menyatakan bahwa Mbah Maridjan ikut menjadi korban tewas akibat semburan awan panas letusan Gunung Merapi. Mayat yang ada di dalam rumah dalam posisi sujud diduga adalah mayat Mbah Maridjan.
Sumber: http://nasional.tvone.co.id/berita/view/45082/2010/10/27/mbah_maridjan_ditemukan_dalam_posisi_sujud/
Sumber: http://nasional.tvone.co.id/berita/view/45082/2010/10/27/mbah_maridjan_ditemukan_dalam_posisi_sujud/
Langganan:
Postingan (Atom)